Home / Bisnis Online / 7 Contoh Marketing Mix Lengkap dengan Konsepnya

7 Contoh Marketing Mix Lengkap dengan Konsepnya

Penulis: Mendy Mendy

Diperbaharui:

Marketing mix atau yang sering disebut dengan 4P, merupakan strategi pemasaran yang telah menjadi landasan bagi perusahaan dalam merancang dan mengelola produk atau jasa mereka. Dengan begitu, makin banyak orang penasaran dengan contoh marketing mix tersebut.

Salah satu contoh penerapan marketing mix yang sukses dapat ditemukan dalam strategi pemasaran perusahaan teknologi terkemuka seperti Apple Inc. Produk-produk unggulan seperti iPhone, MacBook, dan iPad menunjukkan fokus perusahaan pada kualitas dan inovasi.

Marketing mix juga memainkan peran krusial dalam industri makanan cepat saji, seperti yang ditunjukkan oleh McDonald’s. Produk andalan seperti Big Mac dan Happy Meal mencerminkan penyesuaian dengan selera lokal sambil mempertahankan konsistensi global.

Definisi Marketing Mix

Definisi Marketing Mix
Sumber: mcmproperti.id

Marketing mix adalah suatu konsep yang digunakan oleh perusahaan untuk merencanakan strategi pemasaran produk atau jasanya. Konsep ini melibatkan empat elemen utama yang dikenal sebagai 4P, yaitu produk (Product), harga (Price), tempat (Place), dan promosi (Promotion).

Konsep tersebut pada saat ini sudah berkembang menjadi 7P dengan tambahan Physical Evidence, People, dan Process. Ide dasar di balik konsep ini adalah menciptakan kombinasi yang seimbang dari keempat elemen tersebut guna mencapai tujuan pemasaran perusahaan.

Secara keseluruhan, marketing mix memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk perencanaan dan implementasi strategi pemasaran. Dengan memahami dan mengintegrasikan keempat elemen ini, perusahaan dapat mencapai keberhasilan dalam pemasaran produk atau jasanya.

Perusahaan yang berhasil menerapkan konsep marketing mix dengan baik dapat mencapai diferensiasi produk, penetrasi pasar yang lebih baik, dan keberhasilan dalam memenuhi tujuan pemasaran mereka.

Konsep Marketing Mix

1. Product

Product
Sumber: shipbob.com

Elemen pertama dari konsep marketing mix adalah produk yang merupakan inti dari setiap bisnis, dan perencanaan yang cermat dalam merancang, mengembangkan, dan memasarkan produk sangat penting untuk keberhasilan perusahaan.

Dalam contoh marketing mix, pemahaman tentang kebutuhan dan keinginan target pasar menjadi kunci dalam merancang produk yang relevan dan memenuhi ekspektasi konsumen. Hal ini melibatkan fitur produk, kualitas, desain, dan inovasi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif.

Selanjutnya, strategi pemasaran produk melibatkan penentuan positioning produk di pasar. Perusahaan perlu menentukan bagaimana produk mereka akan dibedakan dari pesaing dan bagaimana akan diposisikan di mata konsumen.

2. Price

Price
Sumber: shopify.com

Price atau harga, merupakan salah satu elemen krusial dalam konsep marketing mix. Penetapan harga yang tepat berguna mencapai keberhasilan strategi pemasaran suatu produk atau jasa. Harga bukan hanya sekedar angka, melainkan juga mencerminkan nilai dari produk tersebut di mata konsumen.

Dalam penetapan harga, perusahaan perlu memperhatikan beberapa faktor, termasuk biaya produksi, tujuan keuntungan, dan kondisi pasar. Analisis biaya produksi membantu menetapkan batas minimum harga untuk mencakup biaya produksi dan memberikan margin keuntungan yang diinginkan.

Penting untuk diingat bahwa harga tidak hanya sekadar angka, tetapi juga menciptakan persepsi nilai. Harga yang terlalu tinggi dapat menghalangi konsumen, sementara harga yang terlalu rendah mungkin dapat dianggap sebagai tanda kurangnya kualitas.

Baca Juga: Pentingnya Strategi Marketing untuk Mensukseskan Bisnis Anda

3. Place

Place
Sumber: placestore.cz

Tempat (Place) adalah salah satu elemen kunci dalam konsep marketing mix yang menitikberatkan pada strategi distribusi dan aksesibilitas produk atau jasa ke konsumen.

Konsep ini mencakup sejumlah keputusan strategis terkait saluran distribusi, lokasi penjualan, dan cara perusahaan menyediakan produknya kepada pasar. Dalam konteks saluran distribusi, perusahaan perlu memutuskan bagaimana produk akan sampai ke konsumen.

Hal ini bisa melibatkan saluran langsung ke konsumen (dengan menjual secara daring atau melalui toko ritel sendiri) atau melibatkan saluran distribusi seperti distributor dan pengecer. Pilihan saluran distribusi harus sesuai dengan karakteristik produk, target pasar, dan kebijakan perusahaan.

4. Promotion

Promotion
Sumber: aihr.com

Salah satu aspek utama dalam promosi adalah iklan yang melibatkan penggunaan media seperti televisi, radio, cetak, daring, dan media sosial untuk menyampaikan pesan pemasaran kepada target pasar.

Selain iklan, promosi juga melibatkan berbagai bentuk aktivitas penjualan langsung, seperti penawaran khusus, diskon, dan kontes. Ini dapat merangsang pembelian impulsif dan memberikan insentif kepada konsumen untuk mencoba atau membeli produk.

Strategi promosi juga mencakup pemasaran langsung, seperti pengiriman surat penawaran, email pemasaran, atau kampanye telemarketing. Pendekatan ini dapat mempersonalisasi pesan dan menargetkan secara spesifik kepada kelompok konsumen tertentu.

5. Physical Evidence

Physical Evidence
Sumber: cannibals.digital

Konsep marketing mix selanjutnya yang sering digunakan dalam model yang diperbarui adalah “Physical Evidence” atau bukti fisik. Meskipun ini lebih sering terkait dengan industri layanan, elemen ini juga dapat memiliki implikasi penting dalam pemasaran produk fisik.

Dalam industri layanan seperti perawatan kesehatan, perhotelan, atau pendidikan, bukti fisik mencakup segala hal yang dapat dirasakan oleh konsumen. Ini mungkin mencakup fasilitas fisik, peralatan, penampilan karyawan, dan material promosi.

Untuk bisnis ritel, bukti fisik mencakup penataan toko, pencahayaan, tata letak, dan dekorasi interior. Semua ini dapat mempengaruhi pengalaman belanja dan persepsi merek.

6. People

People
Sumber: freevector.com

Konsep ini terdiri dari semua individu yang terlibat dalam penyediaan produk atau layanan, termasuk karyawan perusahaan, karyawan ritel, atau bahkan pelanggan.

Membangun hubungan baik dengan pelanggan juga merupakan bagian dari elemen “People”. Ini melibatkan responsif terhadap pertanyaan, pengelolaan keluhan dengan efektif, dan memberikan layanan pelanggan yang dapat diandalkan.

Beberapa perusahaan menempatkan fokus pada orang-orang sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Ini dapat mencakup penggunaan testimonial karyawan dalam kampanye iklan atau penekanan pada nilai-nilai karyawan dalam materi pemasaran.

7. Process

Process
Sumber: cio.com

Proses mengacu pada serangkaian langkah dan kegiatan yang diperlukan untuk memberikan produk atau layanan kepada pelanggan. Efisiensi dan keefektifan dalam proses dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan dan keberhasilan keseluruhan strategi pemasaran.

Desain proses bisnis adalah perencanaan langkah-langkah yang diperlukan untuk menciptakan, menghasilkan, dan memberikan produk atau layanan kepada pelanggan.

Proses bisnis melibatkan manajemen rantai pasokan yang efektif. Hal ini mencakup perencanaan, pengadaan bahan baku, produksi, distribusi, dan pengelolaan persediaan.

Baca Juga: Pengertian Marketing: Marketing adalah Aspek Penting Usaha

Contoh Marketing Mix

Contoh Marketing Mix
Sumber: linkedin.com

Contoh penerapan marketing mix berikut adalah penjabaran dari konsep 4P di atas. Dengan begitu, Anda bisa mendapat gambaran bagaimana proses pemasaran gabungan ini berlangsung. Hal ini dilakukan oleh perusahaan fiktif bernama EdiTech Solutions.

1. Menentukan Produk yang Akan Dijual (Product)

EdiTech Solutions menentukan produk utamanya sebagai panel surya portabel yang dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik di luar ruangan. Produk ini dirancang untuk mobilitas dan keberlanjutan.

Fitur produk mencakup efisiensi tinggi, desain ringkas, dan kemampuan untuk mengumpulkan dan menyimpan energi matahari bahkan dalam kondisi cahaya rendah.

2. Menetapkan Harga Produk Tersebut (Price)

Dalam menentukan harga, EdiTech Solutions mempertimbangkan biaya produksi panel surya, harga pesaing, serta nilai yang dihasilkan oleh produk.

Meskipun panel surya memiliki biaya produksi yang relatif tinggi, perusahaan memutuskan untuk menawarkannya dengan harga yang kompetitif untuk memotivasi adopsi konsumen.

3. Menentukan Lokasi Pemasaran/Penjualan (Place)

EdiTech Solutions memilih saluran distribusi yang mencakup penjualan daring melalui situs web perusahaan, serta kerjasama dengan toko-toko peralatan luar ruangan dan pengecer teknologi terkemuka. Produk ini dijual secara global untuk mencapai pasar yang lebih luas.

4. Merencanakan Trik Promosi (Promotion)

Strategi promosi mencakup kampanye iklan daring yang menyoroti keberlanjutan dan manfaat mobilitas dari produk ini.

EdiTech Solutions juga terlibat dalam kegiatan pemasaran sosial media, berpartisipasi dalam acara teknologi hijau, dan menyelenggarakan demonstrasi produk untuk meningkatkan kesadaran konsumen.

Dengan demikian, EdiTech Solutions dapat mencapai penentuan produk yang strategis, memasarkannya dengan efektif, dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang mencari solusi ramah lingkungan dan inovatif.

5. Mengemas Produk dengan Maksimal (Physical Evidence)

Produk fisiknya, yaitu panel surya, adalah bukti fisik yang jelas dari komitmen EdiTech Solutions terhadap energi terbarukan. Desain kemasan yang ramah lingkungan dan informasi produk yang jelas juga merupakan bagian dari bukti fisik.

6. Merekrut Tenaga Kerja Berkualitas/SDM (People)

Karyawan EdiTech Solutions dilatih untuk memberikan informasi yang akurat tentang produk, memberikan layanan pelanggan yang ramah, dan mendukung nilai-nilai keberlanjutan perusahaan. Tim tersebut merupakan aset kunci dalam menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan.

7. Membuat Peraturan/SOP (Process)

Proses pembelian produk EdiTech Solutions diatur dengan SOP agar mudah dimengerti oleh pelanggan, dengan situs web yang responsif dan proses pembayaran yang sederhana. Proses manufaktur juga dioptimalkan untuk memastikan kualitas produk dan pengiriman yang cepat.

Fungsi Marketing Mix

Fungsi Marketing Mix
Sumber: blog.cakap.com

Berdasarkan contoh marketing mix di atas, maka dapat Anda ketahui beberapa fungsi dari seluruh konsep pemasaran tersebut.

1. Identifikasi Kebutuhan Konsumen

Salah satu fungsi utama konsep marketing mix adalah mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Proses ini mencakup pemahaman mendalam terhadap kebutuhan, keinginan, dan preferensi konsumen untuk mengembangkan produk atau layanan yang dapat memuaskan mereka secara efektif.

Melalui integrasi kebutuhan konsumen dalam setiap elemen marketing mix, perusahaan dapat menghasilkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan relevan.

2. Mengembangkan Produk Jadi Lebih Baik

Penerapan marketing mix dapat membantu perusahaan mengembangkan produk atau layanan mereka agar lebih baik sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Perusahaan harus melakukan riset pasar dan analisis konsumen untuk memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

Berdasarkan pemahaman tersebut, perusahaan dapat mengidentifikasi area untuk meningkatkan fitur produk atau layanan, termasuk peningkatan kualitas, fungsionalitas, atau inovasi.

3. Mempromosikan Produk Secara Maksimal

Fungsi promosi produk secara maksimal merupakan salah satu aspek penting dari konsep marketing mix. Dalam konteks ini, promosi melibatkan aktivitas komunikasi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran, minat, dan pembelian produk atau layanan.

Sebelum memaksimalkan promosi, perusahaan harus memiliki pemahaman mendalam tentang keunikan produk atau layanan yang ditawarkan. Hal tersebut mencakup fitur unik, manfaat, dan nilai tambah yang dapat menarik perhatian konsumen.

4. Meningkatkan Kesadaran Merk

Salah satu cara meningkatkan kesadaran merek adalah dengan menciptakan produk atau layanan yang unik dan membedakan diri dari pesaing. Fitur produk yang istimewa atau manfaat yang unik dapat menciptakan identitas merek yang kuat.

Proses bisnis yang dirancang untuk menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan dapat membantu memperkuat citra merek. Proses yang lancar dan responsif dapat menciptakan kesan yang positif.

Dalam menerapkan berbagai contoh marketing mix, dapat disimpulkan bahwa konsep ini menjadi landasan kritis bagi kesuksesan strategi pemasaran perusahaan. Pengusaha menyadari bahwa pentingnya mengidentifikasi kebutuhan konsumen sehingga proses pemasaran jadi lebih efektif.

Keselarasan yang baik antara semua elemen ini bukan hanya kunci untuk memahami dan memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga fondasi kuat untuk mencapai tujuan pemasaran dan keberlanjutan perusahaan di tengah dinamika pasar global.

Related Posts

Etika Berkomentar di blog ini.

Budayakan berkomentar yang baik dan sopan dengan mengedepankan ketentuan berikut :

  • Pakai nama orang asli (tidak boleh nama blog atau nama aneh)
  • URL homepage (halaman utama)
  • Tidak menyisipkan link dalam komentar
  • Berkomentar sesuai topik minimal 2 kalimat

Setiap komentar yang terindikasi spam tidak akan saya approve.

Terima kasih kawan!

Beneran nih nggak mau komen?

Kampusit.id merupakan media digital yang membahas seputar blogging dan teknologi informasi, selain itu kami juga menyediakan jasa pengembangan website wordpress, kursus serta jual beli domain dan blog adsense

08-111-399-986

Jl Jatipadang Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan