Home / Bisnis Online / Contoh Copywriting Berbagai Produk dan Bidang (Pemula)

Contoh Copywriting Berbagai Produk dan Bidang (Pemula)

Penulis: Mendy Mendy

Diperbaharui:

Bagi mereka yang suka menulis, ada banyak profesi yang bisa dilakukan. Selain sebagai penulis buku atau editor, belakangan juga marak pekerjaan seperti penulisan konten (content writing) dan copywriting. Pembahasan kali ini adalah beberapa contoh copywriting yang bisa dipelajari.

Pekerjaan ini belakangan memang banyak diincar oleh mereka yang berbakat atau berminat di bidang penulisan. Karena memang cukup menantang dan cukup berbeda dengan pekerjaan menulis biasa seperti buku atau novel dan sejenisnya.

Karena pekerjaan ini memiliki kekuatan pemasaran (marketing) yang bisa membantu memberikan image pada Perusahaan yang dilayaninya. Untuk lebih memahaminya, simak pembahasannya berikut ini.

Pengertian Copywriting

Pengertian Copywriting
Sumber: blog.hubspot.com

Sebenarnya apa itu copywriting? Pada dasarnya copywriting merupakan gaya penulisan yang sifatnya memberikan ajakan untuk melakukan sesuatu atau membeli produk yang dipromosikan. Biasanya menggunakan kata-kata atau kalimat khusus yang menarik perhatian orang.

Contoh dari kekuatan copywriting adalah promosi dari Kentucky Fried Chicken (KFC) yang bunyinya “It’s Finger-Lickin’ Good” Kalimat tersebut bersifat mengajak agar orang mencoba kelezatan ayam goreng mereka. Di mana karena lezat, orang yang memakannya sampai menjilati jemarinya sendiri.

Contoh Copywriting di Berbagai Bidang

Agar lebih mudah memahaminya, perhatikan contoh penulisan copywriting yang terkenal di beberapa bidang berikut ini. Perhatikan bagaimana kalimat sederhana bisa memberikan gambaran tentang Perusahaan dan produk yang dipromosikan, baik secara soft-selling maupun hard-selling.

Biasanya juga dilengkapi dengan berbagai promosi menarik, diskon, penawaran paket khusus dan lainnya. Copywriting membuat kalimat atau paragraf pendek yang bersifat menerangkan produk dan keuntungan tambahannya. Berikut ini adalah contohnya di bidang F&B (Food & Beverages), Fashion dan lainnya:

  • McDonald’s: “I’m Lovin’ It”. “Tagline” yang sudah melekat di masyarakat. Kemudian paket menu khas seperti “PaHe” alias paket hemat, di mana isi paket sudah mengenyangkan dan lengkap walaupun harganya lebih murah.
McDonald’s
Sumber: liputan6.com
  • Es Teler 77: “Solusi yang Pas Dikala Kepala Sedang Panas.” Tujuannya adalah agar orang meminum minuman dingin produksi Perusahaan ini, yaitu es teler.
Es Teler 77
Sumber: suara.com
  • SoyJoy: “Camilan Sehat ya SoyJoy” karena mempromosikan makanan ringan yang terbuat dari bahan alami yang sehat.
SoyJoy
Sumber: Tokopedia.com
  • Zalora: “Asia’s leading online fashion destination” (tujuan belanja fashion online terdepan di Asia). Karena mereka menyediakan berbagai barang fashion yang berasal dari seluruh Asia dan bisa didapatkan dengan mudah yaitu belanja secara online.
Zalora
Sumber: atome.com
  • Shopee: “Beli Semua di Shopee” yang menyatakan bahwa mereka menyediakan beragam produk yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Shopee
Sumber: bisnis.com
  • IKEA: konsep “Do It Yourself”. Kemudahan pemasangan atau perakitan barang produk mereka membuat konsumen bisa mengerjakan sendiri tanpa perlu membayar lebih untuk pemasangan teknisi.
IKEA
Sumber: Kompas.com
  • ITB (Institut Teknologi Bandung): “Locally Relevant, Globally Respected” yang maknanya mengisyaratkan pendidikan lokal yang memiliki kualitas global.
    ITB (Institut Teknologi Bandung)
    Sumber: itb.ac.id

Contoh Copywriting ‘Tagline’ yang Menarik

Contoh Copywriting ‘Tagline’ yang Menarik
Sumber: jagoanhosting.com

Seperti yang disebutkan di atas, penulisan copywriting yang menarik bisa dilakukan dengan menggunakan kata-kata tertentu yang memiliki pengaruh pada orang yang membacanya. Kemudian dilengkapi dengan data produk atau jasa yang dipromosikan. Berikut adalah contoh kata-kata yang kerap digunakan:

  • Terbukti: dari kata ini ditunjukkan bahwa produk ini ampuh, telah teruji dan memang benar berhasil. Contohnya: “Campuran ini terbukti membuat pohon lemon jadi banyak buahnya
  • Populer: ingin menekankan bahwa banyak sekali orang yang suka menggunakannya. Misalnya “Tampil bak bintang K-Pop dengan koleksi rok ini
  • Terbaik: menunjukkan keunggulan dari produk atau jasa sejenisnya. “Layanan terbaik bagi kenyamanan menginap Anda
  • Mudah atau Praktis: menekankan kemudahan dalam pengoperasiannya. Bisa untuk aplikasi atau produk seperti mesin dan sejenisnya. Contoh “Gak usah cari paku, langsung tempel aja”.
  • Special atau Istimewa: menekankan keunikan produk tersebut yang berbeda dari produk sejenisnya. Contohnya “Paket Istimewa khusus untuk orang tersayang.”
  • Dapat Disesuaikan: dari kata ini diperlihatkan fleksibilitas produk agar bisa memenuhi kebutuhan banyak orang yang berbeda. Contohnya “Bisa disesuaikan hingga lebar 2 meter”.
  • Tanpa Risiko atau Garansi: bermaksud memberikan jaminan keamanan dan kualitas atas penggunaan produk tersebut. Misalnya “Pasti berhasil, garansi uang kembali
  • Penawaran Terbatas (Limited Edition): menunjukkan bahwa penawaran tersebut hanya berlaku pada waktu tertentu atau jumlahnya tidak banyak. Sehingga orang yang membelinya akan terlihat berbeda karena tidak banyak yang memilikinya. Misalnya “Penawaran stok terbatas, hanya 50k per buah hingga 5 Juni 2023”.
  • Hemat: menekankan harga yang terjangkau walaupun kualitasnya tetap terjaga. Contohnya: “Kemasan khusus 500ml, hemat 30%
  • Gratis: ini membuat konsumen tertarik untuk mempelajari dan mencari tahu. Misalnya “Ambil buku ini gratis jika suka membaca”
  • Selamanya: menekankan kualitas produk atau layanan yang diberikan sehingga bisa bertahan lama. Misalnya “Kami pasang pasti rapi, gak perlu pusing lagi selamanya
  • Baru atau Terkini: penekanannya adalah produk atau jasa tersebut merupakan hal baru jadi perlu dicoba oleh konsumen. Contoh “Inovasi terbaru, cukup 1x setel, semuanya langsung beres”.
  • Angka: menunjukkan jumlah yang banyak untuk meyakinkan orang bahwa produk tersebut laku keras. Misalnya “100.000 orang sudah mencobanya”
  • Terlaris: ini juga menunjukkan bahwa produk tersebut banyak dicari orang sehingga mereka yang belum membelinya patut mencoba juga.
  • Rahasia: memberikan kesan bahwa ada manfaat tambahan yang baru diketahui setelah membelinya. Contoh: “Tips rahasia memasak cepat”
  • Modern: hal ini menyoroti desain atau teknologi yang digunakan adalah hal terkini dan canggih. Contohnya “Desain modern hunian zaman now”.

Selain kata-kata yang disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak contoh kata lain yang kerap digunakan dalam copywriting. Namun semuanya harus sesuai dengan produk atau jasa yang dipromosikan. Selain kata-kata, ada juga kalimat atau “headline” yang sering digunakan, seperti berikut:

  • Command Headline: berupa kalimat perintah agar konsumen segera melakukannya, misalnya: “Dapatkan diskon 30% ini sekarang!” Biasanya diberi penekanan waktu tertentu saja.
  • Benefit Headline: berupa penjelasan yang memberikan informasi mengenai manfaat yang akan diperoleh. Misalnya “Memasak jadi amat mudah dan cepat.” Konsep penulisan menggunakan sistem AIDA (Awareness/Kesadaran, Interest/Minat, Desire/Keinginan dan Action/Aksi).
  • Urgent Headline: mendorong konsumen untuk memberikan respons langsung dengan segera. Contohnya: “Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!”
  • List Headline: menulis dengan tampilan tips, daftar ide atau langkah-langkah. Misalnya “12 langkah membuat meja hias dari bambu”.
  • Question Headline: menggunakan pertanyaan seolah memiliki hubungan dekat dengan konsumen. Contohnya “Mau naik pesawat ke mana?”. Biasanya pada halaman muka website yang berhubungan dengan tiket perjalanan atau tur.
  • News Headline: memberikan informasi terbaru seperti produk baru, promosi minggu ini dan sejenisnya. Misalnya “Peluncuran smartphone terbaru dengan kualitas kamera terbaik
  • Persuasive Headline: bertujuan untuk mempengaruhi atau membuat konsumen ingin tahu, memancing minat agar melanjutkan dengan tindakan tertentu. Contohnya “Mau tahu rahasia kulit putihnya?”.
  • Curiosity Headline: memancing rasa ingin tahu konsumen agar ingin tahu lebih lanjut. Contohnya “5 fakta unik tentang mata manusia.”

Contoh copywriting yang diberikan di atas tentunya sudah bisa menjelaskan pentingnya penggunaan kata atau kalimat yang tepat. Tujuannya adalah agar konsumen tertarik dan memberikan respons yang diharapkan. Informasi di atas bisa dijadikan dasar untuk membuat tulisan copywriting yang menarik.

Baca Juga: Copywriting adalah: Pengertian, Jenis, dan Cara Membuatnya

Related Posts

Etika Berkomentar di blog ini.

Budayakan berkomentar yang baik dan sopan dengan mengedepankan ketentuan berikut :

  • Pakai nama orang asli (tidak boleh nama blog atau nama aneh)
  • URL homepage (halaman utama)
  • Tidak menyisipkan link dalam komentar
  • Berkomentar sesuai topik minimal 2 kalimat

Setiap komentar yang terindikasi spam tidak akan saya approve.

Terima kasih kawan!

Beneran nih nggak mau komen?

Kampusit.id merupakan media digital yang membahas seputar blogging dan teknologi informasi, selain itu kami juga menyediakan jasa pengembangan website wordpress, kursus serta jual beli domain dan blog adsense

08-111-399-986

Jl Jatipadang Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan