Home / Uncategorized / Cara Jadi Vlogger untuk Pemula Mulai dari 0 Sampai Sukses

Cara Jadi Vlogger untuk Pemula Mulai dari 0 Sampai Sukses

Penulis: Mendy Mendy

Diperbaharui:

Youtuber merupakan sebutan yang diberikan kepada orang-orang yang menggunakan kanal (channel) mereka di platform YouTube untuk mengunggah konten. Cara jadi vlogger sebenarnya mudah, namun perlu terus kreatif berkreasi agar bisa berhasil dan menghasilkan uang.

Bagi para pemula, langkah awal merupakan hal terpenting untuk keberhasilan selanjutnya. Tidak masalah jika hanya dengan modal HP sambil terus dikembangkan. Karena konten yang menarik akan banyak disukai orang yang menonton dan bisa menjadi pelanggan (subscriber).

Itu sebabnya perlu sejak awal memikirkan “niche” dan konten seperti apa yang akan dibuat. Tentunya dengan banyak pertimbangan dan harus sesuai dengan kemampuan. Berikut adalah berbagai bahasan tentang menjadi YouTuber agar bisa berhasil.

Cara Jadi Vlogger untuk Pemula

Untuk menjadi YouTuber yang berhasil, ada banyak hal yang perlu mendapat perhatian. Bahkan sudah dimulai sejak awal begitu niat tersebut tercetus. Karena memiliki kanal YouTube jelas amat mudah, namun membuat konten dan tekun serta kreatif melakukannya jelas membutuhkan tekad yang kuat.

1. Membuat Kanal di YouTube

Membuat Kanal di YouTube
Sumber: insider.in

Ini merupakan langkah pertama yang amat mudah, khususnya jika sudah memiliki akun di Google. Berikut ini adalah langkah mudahnya:

  • Buka platform YouTube dan masuk ke akun pribadi. Biasa ada di kanan atas atau kanan bawah.
  • Klik pilihan “Your Channel” (Kanal Anda) di dekat identitas pribadi,
  • Lanjutkan dengan memilih “Create Channel” (Membuat Kanal)
  • Selesai, kanal sudah tersedia dan bisa mulai membuat konten.

2. Tentukan ‘Niche’ dan Konten yang Sesuai Kemampuan

Tentukan ‘Niche’ dan Konten yang Sesuai Kemampuan
Sumber: fimela.com

‘Niche’ merupakan semacam topik yang akan diolah untuk dijadikan dasar pembuatan konten. Misalnya musik, fashion, tutorial memasak, travelling, desain rumah, dan banyak lainnya. Pilihlah yang sesuai dengan kemampuan dan minat yang dimiliki secara pribadi.

Dengan begitu, konten yang dibuat jadi “berisi” dan menarik untuk ditonton. Jika topik yang diambil tidak dikuasai maka penyajiannya juga jadi tidak menarik. Belum lagi, hal ini bisa mempengaruhi ketekunan dalam membuat konten.

Karena melakukan sesuatu yang disukai tentunya akan menyenangkan dan hal tersebut akan terlihat dalam konten yang dibuat. Jenis konten yang umum adalah:

  • Edukasi: konten yang memberikan informasi, pemahaman, mengajari sesuatu. Ini akan memberikan nilai tambah bagi para penonton.
  • Hiburan: jenis konten seperti ini memang paling disukai karena sifatnya ringan tapi menghibur penonton. Jenisnya bisa beragam, misalnya kelakuan hewan, kebiasaan unik, menunjukkan bakat seni atau hiburan lainnya.
  • Memberikan Pengaruh: biasanya bertujuan untuk mempengaruhi penonton untuk melakukan pembelian sesuatu yang ditampilkan, atau mengubah cara berpikir, gaya hidup dan lainnya.

3. Menampilkan Ciri Khas

Menampilkan Ciri Khas
Sumber: kincir.com

Agar lebih mudah dikenali orang, biasanya para YouTuber memiliki ciri khas mereka masing-masing. Baik dari segi penampilan yang berbeda, gaya bahasa saat berbicara, cara berpakaian, dan banyak hal lainnya. Ciri khas ini membuat penonton lebih mudah mengenali dan memahami identitas YouTuber tersebut.

Pertahankanlah ciri khas yang sudah diperlihatkan. Agar menjadi semacam identitas khusus yang mudah dikenali orang. Misalnya berpenampilan unik, selalu berada di luar ruangan, berbicara dengan gaya bahasa tertentu, dan ciri khas lainnya.

4. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan
Sumber: pcmag.com

Salah satu cara jadi vlogger pemula yang tidak kalah penting adalah jangan takut memulai dengan hanya menggunakan alat sederhana seperti HP. Namun imbangi dengan pencahayaan yang bagus, informasi yang relevan, penyuntingan (editing) yang tepat, dan hal pendukung lainnya.

Jika penyajiannya bagus dan enak ditonton, bermodalkan HP tidak akan menjadi masalah. Nantinya peralatan ini bisa ditambah dan disempurnakan. Misalnya dengan kamera, lampu khusus, drone dan peralatan lain yang bisa mendukung.

5. Kerjakan Secara Profesional

Kerjakan Secara Profesional
Sumber: money.kompas.com

Adapun topik yang dipilih, buatlah konten secara profesional. Dalam arti, konten dibuat dengan rencana yang baik, sudut pengambilan gambar yang bagus, melakukan penyuntingan dengan rapi, menambahkan lagu atau keterangan dengan tepat.

Isi konten memiliki nilai lebih yang berguna untuk para penonton. Jadi penonton bisa melihat keseriusan YouTuber dalam mengelola kontennya. Penting juga melengkapi kanal dengan profil informatif, misalnya alamat email atau akun sosial media yang dimiliki.

Baca Juga: 7+ Cara Menjadi Youtuber yang Sukses Step by Step

6. Promosikan Kanal Melalui Media Sosial

Promosikan Kanal Melalui Media Sosial
Sumber: studycafe.com

Sekarang ini sudah umum orang memiliki beberapa akun media sosial. Sebagai YouTuber, promosikan juga kanal YouTube melalui akun media sosial yang dimiliki. Berikan informasi, “reels”, video pendek dan lainnya di akun media sosial agar orang bisa terhubung ke kanal YouTube juga.

7.       Lakukan ‘Engagement’ dengan Penonton

Lakukan ‘Engagement’ dengan Penonton
Sumber: traxonsky.com

Salah satu cara mempromosikan kanal YouTube dan konten yang dibuat adalah dengan melakukan “engagement” dengan para pengikut atau penonton. Misalnya menjawab pertanyaan, memberikan saran, melakukan “Live” (siaran langsung) dan sejenisnya.

Penonton bisa memberikan komentar, saran, informasi dan lainnya yang bisa berguna untuk perkembangan kanal YouTube yang dibuat. Hal ini penting karena tingkat engagement bisa memperlihatkan tingkat interaksi YouTuber dengan penonton dan pelanggannya.

8.       Membuat Analisis

Membuat Analisis
Sumber: printify.com

YouTube Analytics merupakan sebuah fitur yang disediakan oleh YouTube agar para YouTuber bisa mengukur keberhasilannya. Sekaligus melakukan evaluasi, misalnya konten apa yang banyak penonton, berapa banyak “engagement” yang dihasilkan, dan banyak lainnya.

Hasil analisis ini bisa digunakan sebagai pedoman untuk pengembangan kanal. Misalnya memikirkan konten yang banyak disukai penonton, melakukan siaran langsung untuk berbicara dengan penonton, dan banyak informasi analisis lainnya yang bisa dimanfaatkan.

Bagaimana Mengukur Keberhasilan YouTuber?

Bagaimana Mengukur Keberhasilan YouTuber_
Sumber: online-pajak.com

Perhatikan semua tokoh YouTuber yang disebut berhasil atau sukses. Pastilah terlihat perjuangan mereka sejak awal membuat konten hingga perkembangannya. Tentu semuanya tidak dihasilkan dengan mudah. Ketekunan mereka dan kemauan untuk mengembangkan diri akan sangat penting.

Lalu bagaimana cara mengukur keberhasilan menjadi YouTuber? Beberapa hal ini bisa dijadikan pedoman sebagai tolok ukurnya, yaitu:

  • Jumlah pelanggan (subscriber) pada kanal YouTube tersebut.
  • Tingkat “engagement” (keterlibatan) penonton, seperti banyaknya jumlah “Like (suka), Comment (komentar), Share (berbagi)”
  • Monetisasi kanal, yaitu kanal YouTube menghasilkan uang dari iklan yang dipasang.

Jika baru dimulai, kanal tentunya belum memiliki pelanggan yang banyak. Namun tolok ukur di atas bisa diraih satu persatu dengan berkembangnya konten yang dibuat.

Pemasangan Iklan di Kanal YouTube

Pemasangan Iklan di Kanal YouTube
Sumber: detik.com

Salah satu keuntungan menjalankan cara jadi vlogger yang paling diinginkan adalah gaji atau penghasilan dari YouTube. Umumnya para YouTuber memang “mengincar” adanya pemasangan iklan pada kanal miliknya.

Penyebabnya adalah penghasilan iklan yang memang lebih besar daripada hasil konten. Iklan di kanal YouTube disebut dengan YouTube Adsense. Ada persyaratan yang harus dipenuhi lebih dulu oleh para YouTuber agar kanalnya bisa dijadikan tujuan pemasangan iklan, yaitu:

  • Berada pada negara atau wilayah yang mengizinkan dan menjadi rekanan YouTube.
  • Patuh pada seluruh peraturan yang digariskan oleh YouTube.
  • Sudah memiliki pelanggan lebih dari 1.000 orang.
  • Dalam 12 bulan terakhir telah memiliki jam tayang total lebih dari 4.000 jam.

Jika telah memenuhi persyaratan di atas, pemilik kanal YouTube tersebut bisa mendaftar ke YouTube Adsense. Begini cara mudahnya:

  • Di kanan atas, klik ikon YouTube lalu masuk ke menu “Creator Studio”
  • Lanjutkan ke menu “Channel” dan klik opsi “Status and Features” (status dan fitur).
  • Pilih “Monetization” (monetisasi) dan klik pilihan “Enable” (mengizinkan monetisasi)
  • Lengkapi semua data yang diminta lalu kirimkan ke YouTube.
  • YouTube akan melakukan analisis dan memberi kabar mengenai status pengajuan tersebut. Jika disetujui, biasanya pemasangan iklan bisa segera dilakukan.

Langkah-langkah cara jadi vlogger tidak sulit, namun butuh konsentrasi, kreativitas dan ketekunan dalam melakukannya. Apalagi jika ingin mendapatkan penghasilan yang besar. Asalkan bertekad kuat, usaha yang dilakukan tentunya bisa berhasil. Selamat mencoba, semoga sukses!

Related Posts

Etika Berkomentar di blog ini.

Budayakan berkomentar yang baik dan sopan dengan mengedepankan ketentuan berikut :

  • Pakai nama orang asli (tidak boleh nama blog atau nama aneh)
  • URL homepage (halaman utama)
  • Tidak menyisipkan link dalam komentar
  • Berkomentar sesuai topik minimal 2 kalimat

Setiap komentar yang terindikasi spam tidak akan saya approve.

Terima kasih kawan!

Beneran nih nggak mau komen?

Kampusit.id merupakan media digital yang membahas seputar blogging dan teknologi informasi, selain itu kami juga menyediakan jasa pengembangan website wordpress, kursus serta jual beli domain dan blog adsense

08-111-399-986

Jl Jatipadang Raya Pasar Minggu Jakarta Selatan